Selamat Hari Lahir Pancasila

“Kita Memakan Tambang, Tambang Memakan Kita”

Rizky Ramli

Oleh: Rizky Ramli
(Mahasiswa Antropologi Universitas Khairun)

Pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato yang kemudian menjadi dasar lahirnya Pancasila. Dalam pidato tersebut, kemerdekaan tidak dipahami hanya sebagai berakhirnya kolonialisme, tetapi juga sebagai jalan untuk mewujudkan masyarakat yang adil makmur.

Karena itu, sila kelima, “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia”, ditempatkan sebagai tujuan pembangunan bangsa.

Baca di: Koran digital Malut Post edisi Rabu, 3 Juni 2026

Delapan puluh satu tahun kemudian, sila kelima masih menjadi ukuran penting untuk membaca arah pembangunan di Maluku Utara. Dalam beberapa tahun terakhir, provinsi ini menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

Industri nikel berkembang sangat cepat. Kawasan industri tumbuh di Halmahera Tengah, Timur, Utara dan Halmahera Selatan. Investasi terus meningkat. Aktivitas ekonomi terus bergerak lebih cepat dibanding satu dekade lalu.

Banyak masyarakat memperoleh manfaat dari perubahan tersebut. Pendapatan meningkat. Lapangan kerja bertambah. Perdagangan berkembang. Rumah kontrakan, kos-kosan, transportasi lokal, hingga usaha kecil tumbuh di sekitar kawasan industri.

Namun pada saat yang sama, masyarakat juga menghadapi konsekuensi yang semakin besar. Kerusakan lingkungan meluas.

Kualitas ruang hidup berubah. Beban kesehatan meningkat. Pelayanan pendidikan dan kesehatan masih tertinggal dibanding kecepatan pertumbuhan industri.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Komentar

Loading...