Selamat Hari Lahir Pancasila

“Kita Memakan Tambang, Tambang Memakan Kita”

Rizky Ramli

Dalam penelitian yang saya lakukan di Desa Lelilef Waibulen, Kabupaten Halmahera Tengah, dan dipublikasikan dalam Social Studies & Humanities Journal (SOSHUM) tahun 2025, ditemukan bahwa kehadiran PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) telah mendorong transformasi ekonomi masyarakat dari sektor agraris menuju ekonomi industri dan jasa informal.

Kehadiran kawasan industri menciptakan peluang kerja baru, memperluas aktivitasekonomi lokal, serta mengubah pola mata pencaharian masyarakat yang sebelumnya bertumpu pada pertanian dan pemanfaatan sumber daya alam.

Transformasi tersebut bukan sekadar perubahan statistik ekonomi. Ia dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Banyak warga yang sebelumnya bekerja sebagai petani, nelayan, atau buruh tidak tetap beralih menjadi pekerja industri, kontraktor, sopir, pedagang, penyedia jasa transportasi, pemilik rumah kontrakan, maupun pelaku usaha kecil yang tumbuh mengikuti perkembangan kawasan industri.

Data PT IWIP menunjukkan bahwa hingga tahun 2025 perusahaan telah menyerap lebih dari 81.000 tenaga kerja Indonesia.

Sekitar 35 persen berasal dari masyarakat sekitar lingkar tambang dan sekitar 40 persen berasal dari Maluku Utara. Angka ini menjadikan IWIP sebagai salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di kawasan timur Indonesia.

Dampak ekonomi tersebut juga terasa pada tingkat rumah tangga. Peningkatan pendapatan memungkinkan banyak keluarga membangun rumah yang lebih layak, membeli kendaraan, memperluas usaha kecil, dan yang paling penting, membiayai pendidikan anak hingga perguruan tinggi.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Komentar

Loading...