Ekoteologi dalam Filsafat Jou Se Ngofa Ngare

Allah yang digambarkan dalam teologi lingkungan hidup adalah Allah sebagai: pencipta, pemelihara dan penyelamat dunia. Sebagai pencipta, Allah dipahami sebagai causa prima (sebab yang utama), zat yang menjadikan dunia (manusia dan segala makhluk yang lain).
Jou Se Ngofa Ngare
Jou Se Ngofa Ngare adalah filsafat “mancia himo-himo ternate” yang di atas landasan filsafat itu etika di bangun, tradisi di bangun, adat seatoran di tegakkan.
Jou se ngofa ngare adalah pandangan hidup, filsafat dan nilai-nilai kebaikan universal, jou se ngofa ngare sebuah filafat yang sangat filosofis karena dimulai dengan runutan pertanyaan mendalam yakni “toma ua hang moju toma limau gapi matubu koga idadi sosira Jou se Ngofa Ngare”.
Jika diterjemahkan pengertiannya menjadi “toma yang berarti dari menunjukkan sebuah tempat, ua sebelum, hang sebelum, moju sebelum , jadi kalimat toma ua hang moju dapat di defensikan dari satu tempat sebelum, sebelum dan sebelumnya alam ini diciptakan, “toma limau gapi matubu” di suatu tempat yang tertinggi.
“Koga Idadi Sosira” apa yang diciptakan awal mula? jawaban atas satu pertanyaan mendalam itu para leluhur memberi argumentasi filosofis yang terjadi duluan di suatu tempat yang tertinggi adalah Jou Se Ngofa Ngare (Tuhan dan Hamba).
Sehingga filsafat Jou sengofa ngare secara universal dapat di defenisikan dari suatu tempat sebelum, sebelum, dan sebelumnya disuatu tempat yang tertinggi apa yang terjadi duluan, yang terjadi duluan adalah Tuhan dan Hamba.
Baca Halaman Selanjutnya..


Komentar