Krisis Regenerasi Modal Sosial dan Masa Depan Pembangunan Berbasis Komunitas di Tidore
Modernisasi Tanpa Kehilangan Solidaritas

Sebaliknya, organisasi yang mempunyai aturan jelas dan partisipasi aktif dapat memperluas manfaat kerja sama melampaui hubungan kekeluargaan.
Pengalaman Galasi memberikan dasar nilai, sedangkan kebutuhan ekonomi masa kini menuntut pembaruan kapasitas kelembagaan. Keduanya harus dihubungkan agar modal sosial tidak berhenti sebagai simbol budaya.
Mark Granovetter (1985), melalui Economic Action and Social Structure: The Problem of Embeddedness, menjelaskan bahwa tindakan ekonomi tidak berlangsung dalam ruang sosial yang kosong, melainkan melekat dalam jaringan hubungan antarindividu.
Pemikiran ini penting untuk memahami perubahan Galasi ketika kegiatan pertanian yang sebelumnya bergantung pada hubungan timbal balik mulai bergeser menuju transaksi upahan dan pasar. Pergeseran tersebut tidak berarti hubungan sosial sepenuhnya menghilang, tetapi bentuk dan fungsi jaringannya mengalami perubahan.
Pasar modern pun tetap membutuhkan kepercayaan, informasi, reputasi, dan hubungan yang memungkinkan transaksi berlangsung. Karena itu, tantangan Kota Tidore Kepulauan bukan memilih antara kelembagaan tradisional dan ekonomi modern.
Tantangannya adalah membangun hubungan sosial yang mampu mendukung kegiatan ekonomi baru tanpa menciptakan ketergantungan pada jaringan yang tertutup. Modal sosial perlu berkembang dari solidaritas internal menuju kerja sama yang lebih luas dengan lembaga keuangan, pasar, pemerintah, dan pelaku usaha.
Arah transformasi tersebut dapat diterjemahkan melalui penguatan kelompok tani dan koperasi berbasis komunitas. Prinsip Galasi mengenai kontribusi, giliran, transparansi, dan tanggung jawab dapat dikembangkan menjadi sistem pengadaan input bersama, penggunaan alat pertanian secara kolektif, pengelolaan dana anggota, serta pemasaran hasil kebun.
Organisasi tersebut tidak harus mengulang pola pertukaran tenaga yang pernah digunakan generasi terdahulu. Koperasi dapat mengembangkan pembagian manfaat berdasarkan kontribusi yang disepakati dan dicatat secara terbuka.
Baca Halaman Selanjutnya..


Komentar