Krisis Regenerasi Modal Sosial dan Masa Depan Pembangunan Berbasis Komunitas di Tidore
Modernisasi Tanpa Kehilangan Solidaritas

Melemahnya praktik tersebut harus dibaca sebagai perubahan kondisi sosial ekonomi yang menuntut adaptasi, bukan semata hilangnya kepedulian masyarakat.
Pemerintah daerah perlu membantu mendokumentasikan pengetahuan lokal dan menerjemahkan nilai Galasi ke dalam koperasi, kelompok tani, usaha bersama, serta organisasi pemuda yang lebih profesional dan inklusif.
Keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari bertambahnya organisasi atau bantuan, tetapi dari kemampuan masyarakat menjaga partisipasi, mengelola sumber daya, memperluas jaringan, dan memperoleh manfaat ekonomi secara berkelanjutan.
Karena itu, tugas pembangunan bukan mengembalikan masyarakat kepada seluruh bentuk kehidupan masa lalu, melainkan memastikan bahwa kemajuan ekonomi tidak memutus kemampuan warga untuk bertindak bersama.
Kota Tidore Kepulauan membutuhkan modernisasi yang memperluas kesempatan individu sekaligus memperkuat kapasitas kolektif masyarakat.
Sebab, pembangunan yang kehilangan solidaritas berisiko menghasilkan kemajuan material tanpa fondasi sosial yang cukup kuat untuk menopang kesejahteraan antargenerasi.(*)


Komentar