Krisis Regenerasi Modal Sosial dan Masa Depan Pembangunan Berbasis Komunitas di Tidore
Modernisasi Tanpa Kehilangan Solidaritas

Solidaritas yang dahulu diwujudkan melalui pertukaran tenaga kebun tidak selalu sesuai dengan kehidupan warga yang kini bekerja pada sektor formal, perdagangan, jasa, atau kegiatan ekonomi lainnya.
Jika perubahan tersebut tidak diikuti pembaruan kelembagaan, modal sosial produktif dapat kehilangan ruang untuk berkembang. Karena itu, tantangan pembangunan bukan mempertahankan bentuk lama Galasi secara utuh, melainkan menemukan bentuk organisasi baru yang mampu menjaga fungsi sosial dan ekonominya.
Pergeseran dari pertukaran tenaga menuju penggunaan buruh upahan memperlihatkan perubahan mendasar dalam hubungan ekonomi masyarakat. Pada masa Galasi, keluarga dapat memperoleh bantuan kerja melalui kewajiban timbal balik tanpa harus selalu menyediakan pembayaran tunai.
Ketika pekerjaan semakin banyak diselesaikan melalui transaksi pasar, akses terhadap tenaga kerja menjadi lebih bergantung pada kemampuan membayar. Mekanisme upahan mempunyai kelebihan karena memberikan fleksibilitas, pilihan pekerjaan, dan kesempatan memperoleh pendapatan bagi pekerja.
Namun, keluarga dengan keterbatasan likuiditas dapat menghadapi hambatan baru ketika membutuhkan tenaga dalam waktu mendesak. Hubungan ekonomi yang semakin berbasis transaksi tunai juga dapat mengurangi frekuensi pertemuan produktif antarwarga apabila tidak tersedia organisasi pengganti.
Karena itu, persoalan pembangunan bukan mempertentangkan pasar dengan solidaritas, tetapi memastikan bahwa berkembangnya mekanisme pasar tidak menghilangkan seluruh jaringan bantuan yang dibutuhkan masyarakat.
James S. Coleman (1988), melalui Social Capital in the Creation of Human Capital, menjelaskan bahwa modal sosial melekat dalam struktur hubungan antarindividu dan dapat memfasilitasi tindakan yang tidak mudah dilakukan secara sendiri-sendiri.
Coleman menempatkan kewajiban, harapan timbal balik, saluran informasi, dan norma sebagai unsur yang memungkinkan hubungan sosial mempunyai fungsi produktif.
Baca Halaman Selanjutnya..


Komentar