Bangsawan Berpikir

Di sanalah kader dilatih membaca Situasi kebangsaan, dan mencoba memahami persoalan bangsa secara lebih luas.
Karena itu, jika kita melihat fenomena banyaknya kader HMI yang kemudian berada di posisi penting negara, mungkin kita perlu memahaminya bukan sekadar sebagai soal jaringan organisasi atau solidaritas alumni. Ada sesuatu yang lebih mendasar dari itu.
HMI sejak awal memang dibangun sebagai ruang kaderisasi pemikiran, bukan sekadar mencetak aktivis, namun membentuk manusia yang mampu berpikir.
Dalam bahasa yang lebih filosofis, kita bisa menyebutnya sebagai bangsawan berpikir, sebuah kelas intelektual yang tidak lahir dari garis keturunan aristokrat, tetapi dari proses belajar, membaca, berdiskusi, dan bergulat dengan gagasan.
Dalam masyarakat modern yang semakin terbuka, bangsawan seperti ini menjadi semakin penting. Republik tidak membutuhkan aristokrasi darah.
Ia membutuhkan aristokrasi pikiran, dan dalam banyak hal, kaderisasi HMI telah menjadi salah satu tempat lahirnya aristokrasi intelektual tersebut.
Baca Halaman Selanjutnya..


Komentar