Catatan

MAHARDIKA

Herman Oesman

Mungkin karena itu, kata mahardika begitu penting untuk dibaca kembali. Ia mengingatkan, kemerdekaan Indonesia bukan hanya proyek politik, tetapi juga proyek kemanusiaan.

Kita boleh telah merdeka sebagai negara. Tetapi pekerjaan menjadi manusia yang benar-benar mahardika belum selesai. Sebab bangsa yang merdeka bukan hanya bangsa yang mampu mengibarkan bendera sendiri.

Bangsa yang benar-benar merdeka adalah bangsa yang mampu membuat rakyatnya berilmu, bijak, berbudi luhur, sejahtera, berdaulat, dan bebas dari segala bentuk belenggu.

Itulah barangkali perjalanan panjang sebuah kata. Mulai dari maharddhika, menuju mardika, lalu merdeka. Perjalanan kata itu, akhirnya, kembali kepada manusia, kepada kita, untuk membuktikan, kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diwariskan oleh sejarah, tetapi sesuatu yang harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.(*)

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...