Masa Depan Pohon Pala di Tengah Lajuhnya Infestasi Pertambangan

El Dinoh

Ancaman ini bahkan meluas ke wilayah lain. Warga di beberapa desa seperti Desa Masure, Peniti, Damuli, dan Banemo yang selama ini hidup dari bertani pala dan cengkih, kini merasa cemas. Pemerintah Daerah Halmahera Tengah memberikan izin perkebunan sawit skala besar kepada PT Manggala Rimba Sejahtera, yang mengancam keberadaan kebun rakyat di kawasan hutan adat mereka.

Kesimpulan: Menjaga Warisan Leluhur

Jika pohon pala lenyap dari tanah Halmahera, itu adalah titik awal kepunahan identitas masyarakatnya. Pohon pala tidak bisa mengajukan gugatan ke mahkamah atas perusakan lingkungan yang terjadi.

Oleh karena itu, sebagai anak pucu/generasi penerus petani pala, kita harus merasa tersinggung dan bangkit menyuarakan kebenaran kepada negara yang mengabaikan akar kehidupan rakyatnya.

Negara yang dibangun tanpa landasan keadilan hanya akan melahirkan kesengsaraan dan eksploitasi. Leluhur telah menjaga pohon pala ini selama ratusan tahun untuk kita. Kini, tugas dan tanggung jawab ada di tangan kita untuk merawat serta mempertahankan warisan tersebut dari kehancuran industri ekstraktif.(*)

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...