Mencari Keadilan Melalui Tagar(#): Perlawanan Publik di Era Digital

Penutup
Mencari keadilan melalui tagar merupakan salah satu karakter penting komunikasi kontemporer. Tagar dapat mengubah pengalaman personal menjadi persoalan publik, membangun solidaritas, memperluas narasi tandingan, dan mendorong akuntabilitas institusi. Namun, keadilan digital harus bergerak melampaui viralitas.
Aktivisme tagar perlu disertai verifikasi informasi, perlindungan terhadap korban, literasi digital, pendampingan hukum, jurnalisme yang bertanggung jawab, serta reformasi institusional.
Dengan demikian, tagar tidak berhenti sebagai gema sesaat di ruang digital, tetapi menjadi jembatan yang menghubungkan suara warga, proses hukum, dan perubahan sosial yang berkelanjutan.
Daftar Pustaka
Bennett, W. L., & Segerberg, A. (2013). The Logic of Connective Action: Digital Media and the Personalization of Contentious Politics. Cambridge University Press.
Jackson, S. J., Bailey, M., & Foucault Welles, B. (2020). #HashtagActivism: Networks of Race and Gender Justice. MIT Press.
Papacharissi, Z. (2015). Affective Publics: Sentiment, Technology, and Politics. Oxford University Press.
Lim, M. (2013). Many clicks but little sticks: Social media activism in Indonesia. Journal of ContemporaryAsia, 43(4), 636–657.
Bennett, W. L., & Segerberg, A. (2013). The Logic of Connective Action: Digital Media and the Personalization of Contentious Politics. Cambridge University Press.(*)




Komentar