(Catatan Sepak Bola)
Jerman: Raksasa Eropa yang Terluka

Deretan pemain muda seperti Per Metesacker, Philip Lahm, Bastian Schweinsteiger, Miroslave Klose, dan Lukas Podolski menjadi bagian penting dari regenerasi timnas Jerman. Permainan yang ditampilkan terlihat lebih militan.
Sayangnya, dewi fortuna tidak memihak, Jerman kandas di semifinal dari Italia. Di rumahnya, Jerman hanya bisa mempersembahkan gelar juara tiga setelah menumbangkan Portugal. Piala dunia edisi berikut, 2010, lagi-lagi Jerman hanya sampai di semifinal.
Di mana, pada partai tersebut Jerman ditundukan Spanyol dengan gaya permainan tika-taka yang diadopsi dari klub Barcelona. Juara tiga menjadi capaian tertinggi.
Namun yang patut diberi apresiasi kepada tim Jerman kala itu, adalah keberanian dari pelatih Joachim Low yang memanggil beberapa pemain Jerman U-21 yang baru saja juara piala Eropa U-21 di Inggris.
Nama-nama seperti Manuel Neuer, Jerome Boateng, Holger Badstuber, Mario Gotze, Toni Kross, Mezut Ozil dan Sami Khedira adalah deretan pemain muda tersebut. Keberanian Low inilah yang kemudian berbuah manis pada ajang piala dunia tahun 2014 di Brazil.
Para pemain muda itu menunjukan kematangannya dengan menggondol juara dunia yang ke empat kalinya buat Jerman. Tak tanggung-tanggung, di semifinal tim Panzer menggilas tuan rumah Brazil dengan skor mencolok, tujuh-satu.
Pada titik ini, Jerman pun berhasil mematahkan mitos bahwa tim Eropa tidak pernah juara di benua Amerika dengan mengandaskan perlawanan sengit Argentina di partai puncak.
Baca Halaman Selanjutnya..



Komentar