(Catatan Sepak Bola)

Jerman: Raksasa Eropa yang Terluka

Hudan Irsyadi

Padahal Jerman datang dengan status juara bertahan dan materi pemain rata-rata adalah pemain yang membawa Jerman juara di Italia. Namun itulah sepak bola, kita boleh unggul di atas kertas (materi pemain) tetapi faktor dewi fortuna, keberuntungan terkadang ikut memengaruhinya.

Gagal di piala dunia 1994, harapan Jerman untuk bangkit berada pada perhelatan piala dunia 1998 di Prancis. Di mana, Jerman datang penuh dengan rasa percaya diri yang tinggi. Faktor utamanya adalah sebagai kampium Eropa (piala Eropa) tahun 1996 di Inggris.

Para punggawa timnasnya pun adalah kombinasi para pemain tua dan muda. Namun piala dunia 98 di Prancis, tidak begitu bersahabat buat tim Panzer (sebutan tim Jerman).

Langkah tim Panzer kandas di tangan Kroasia, negara kecil pecahan Yugoslavia yang pada waktu itu suasana negaranya belum stabil akibat embargo hasil dari perang saudara.

Tokoh kunci yang membungkam tim Panzer adalah Davor Suker, striker oportunis mematikan dengan insting yang tajam. Di hadaapan Kroasia, Jerman tak berdaya.

Tiga gol tanpa balas menjadi pelajaran berharga buat tim panzer. Padahal dalam sepak bola, Jerman termasuk salah satu tim raksasa, yang kala itu sudah mengantongi tiga gelar juara dunia, di samping Italia dan Brazil yang mengantongi empat gelar (piala dunia 1994 gelar yang ke empat).

Untuk ukuran raksasa sepak bola dunia di samping tiga negara yang sudah disebutkan di atas, di antaranya adalah Argentina, Prancis, Spanyol, dan Inggris.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6 7

Komentar

Loading...