(Antara Kesalehan Spiritual dan Kesalehan Sosial Menurut Ali Saryati)

Makna Dzulhijjah

Eid Al-Fatir

Menurut Ali Saryati, kesalehan sosial adalah puncak dari kesalehan spiritual. Seseorang tidak bisa disebut saleh apabila ia rajin beribadah tetapi membiarkan ketidakadilan terjadi disekitarnya.

Agama yang sejati harus melahirkan keberanian moral untuk membela kaum tertindas. Karena itu, Dzulhijjah bukan hanya momentum memperbanyak doa dan ibadah ritual, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial.

Realitas masyarakat hari ini menunjukan bahwa krisis terbesar umat muslim bukan hanya krisis ekonomi, melainkan krisis kemanusiaan.

Banyak orang hidup dalam kelimpahan, sementara rakyat palestina, aceh, sumatra dan sebagian yang lain hidup dalam penderitaan. Ironisnya, kondisi itu sering dianggap normal. Dalam situasi seperti ini, Dzulhijjah menjadi pesan sosial yang sangat penting.

Kesalehan spiritual tanpa kesalehan sosial akan melahirkan keberagamaan yang kering dan eksklusif. Sebaliknya, kesalehan sosial tanpa kesalehan spiritual dapat kehilangan arah moralnya.

Oleh sebab itu, dzulhijjah mengajarkan tentang keseimbangan antara keduanya. Hubungan dengan Tuhan harus melahirkan cinta kepada manusia.

Takbir yang dikumandangkan bukan hanya pujian kepada Tuhan, melainkan pengingat bahwa tidak ada kekuasaan yang lebih besar dari pada nilai kemanusiaan dan keadilan. Spirit Dzulhijjah harus mendorong umat untuk terlibat dalam perjuangan sosial.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6 7

Komentar

Loading...