“DOB Sofifi: Vonis Mati Atas Kegagalan Pemkot Tidore?”

M. Ghazali Faraman

Konklusi: Revolusi Infrastruktur atau Disintegrasi Administratif

Keadilan bagi warga Maidi dan masyarakat Oba Selatan tidak bisa lagi ditawar dengan pidato manis atau janji politik musiman. Kami tidak butuh angka-angka indah dalam laporan tahunan jika di lapangan kami masih harus berjibaku dengan lumpur dan kematian di jalanan.

Pembangunan adalah hak asasi, dan setiap jengkal jalan yang rusak adalah monumen kegagalan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam memenuhi sumpah jabatannya.

Pilihannya kini hanya dua: melakukan revolusi infrastruktur secara total sekarang, atau biarkan Oba Selatan menentukan nasibnya sendiri melalui jalur otonomi yang lebih adil dan bermartabat. (*)

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...