ASN juga Buruh

Yang terakhir, sebagai buruh negara, ASN juga berhak mendapatkan fasilitas yang layak. Gaji yang diterima seharusnya dipergunakan hanya untuk membelanjakan kebutuhan hidup pribadinya, dan bukan untuk membelanjakan fasilitas yang tidak ada kaitannya dengan hal itu.
Masih banyak ASN yang menggunakan laptop pribadinya untuk urusan kantor. Bahkan untuk pakaian dinasnya pun harus dibelanjakan dengan uang pribadinya. Sedangkan, hampir semua karyawan, baik di pabrik, toko bangunan hingga gerai supermarket, seragamnya disediakan oleh perusahaan.
Semua hak yang seharusnya didapatkan oleh ASN tentu sangat bisa untuk direalisasikan. Tuntutan di atas pun tidak serta-merta menafikan keadaan buruh lainnya.
Kebutuhan akan kesejahteraan yang didapatkan di lingkungan kerja harus menjadi perhatian kita bersama. Sebagaimana yang disampaikan oleh Gubernur Sherly, baik itu di darat, di laut, di pabrik, di kantor, di pasar, dan di rumah, semua pekerja harus sejahtera.
Jika ASN harus berserikat agar bisa berjuang bersama, maka marilah kita berserikat. Selamat hari buruh internasional, salam dari buruh negara. (*)
Opini ini sudah terbit di koran Malut Post edisi. Sabtu, 3 Mei 2025
Link Koran Digital: https://www.malutpostkorandigital.com/2025/05/sabtu-3-mei-2025.html


Komentar