Terjajah Infrastruktur: Catatan Pendidikan untuk Pemda Halut

Ketiga, perlu dibangun kerja sama yang melibatkan sekolah, masyarakat, dan komunitas lokal dalam proses perencanaan serta pembangunan fasilitas pendidikan agar solusi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Kondisi yang dialami Yayasan Pendidikan Kristen GMHI Kapa-Kapa dan sekolah-sekolah di sekitarnya merupakan cerminan persoalan besar pemerataan pendidikan di Indonesia, khususnya di Maluku Utara.
Pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa, dan investasi itu harus dimulai dengan memastikan setiap anak Indonesia memperoleh fasilitas pendidikan yang memadai, di mana pun mereka berada.
Sebab, pendidikan adalah hak asasi setiap warga negara sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Standar Nasional Pendidikan.
“Tidak boleh anak yang kehilangan masa depan hanya karena lahir dan tumbuh jauh dari pusat pembangunan”. (*)



Komentar