Terjajah Infrastruktur: Catatan Pendidikan untuk Pemda Halut

Secara teoritis, infrastruktur pendidikan merupakan bagian penting dari sistem pendidikan yang menentukan kualitas hasil belajar. Artinya, apabila kondisi seperti ini terus dibiarkan, maka kualitas pendidikan yang dihasilkan beberapa tahun ke depan akan jauh dari harapan.
Karena itu, pemerintah perlu hadir dengan langkah konkret untuk memastikan anak-anak di daerah terpencil memperoleh ruang belajar yang aman, nyaman untuk perkembangan mereka.
Jika dilihat dari perspektif kesetaraan pendidikan, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh fasilitas pendidikan yang layak tanpa memandang lokasi geografis maupun latar belakang sosial.
Ketimpangan infrastruktur di Yayasan GMHI Kapa-Kapa memperlihatkan adanya jurang yang semakin lebar antara pendidikan di daerah terpencil dan pendidikan di wilayah perkotaan yang relatif lebih lengkap fasilitasnya.
Kondisi serupa juga ditemukan di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Miangongano di Desa Salimuli, Kecamatan Galela Utara, Kabupaten Halmahera Utara.
PAUD yang juga berfungsi sebagai taman kanak-kanak itu dibangun pada tahun 2022, tetapi hingga kini belum memperoleh bantuan fasilitas dari pemerintah.
Satu ruangan sederhana harus menampung 63 anak usia dini yang sedang berada pada fase penting pertumbuhan dan pembelajaran. Di balik keterbatasan itu, terdapat sosok yang tetap membangun harapan.
Baca Halaman Selanjutnya..



Komentar