Anomali Pertumbuhan Ekonomi Malut

Karena ini berkaitan dengan ketrampilan dan keahlian tenaga kerja di lapangan kerja yang kemudian bisa terserap dipasar kerja dan berujung pada pengurangan angka pengangguran, dan kemiskinan dalam jangka panjang.
Sebagai akademisi hanya memberikan pertimbangan dari sisi perencanaan, sehingga RPJMD (2024-2029) pemerintah Serli-Sarbin benar-benar terukur.
Merujuk pada RPJMD Maluku Utara (2024-2029) dengan Visi besarnya “ Maluku Utara bangkit, maju, sejahtera, berkeadilan dan berkelanjuta” Tidak hanya sekedar slogan yang manis di bibir ketika diucapkan tapi pahit di lidah ketika dirasakan.
Kritik ini tidak bermaksud menyalahkan Pemerintah Daerah, tapi masih ada waktu 4 tahun kedepannya maka yang perlu diperbaiki dari sisi Perencanaan Pembangunan Pendidikan.
Karena sebagai orang ekonom yang berfaham ekonomi kapitalis (Nurkse, 1959) dengan teori “Lingkaran Setan kemiskinannya” dalam pandanganya menawarkan solusi bagi sebuh Negara yang ingin kelaur dari kemiskinan maka yang harus diperbaiki adalah pendidikannya.
Untuk keluar dari lingkaran setan kemiskinan, negara perlu melakukan intervensi sistematis dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, memperluas akses terhadap modal dan lapangan kerja, mengembangkan infrastruktur dan kebijakan redistribusi kekayaan, memperkuat jaminan sosial, serta memastikan tata kelola anggaran yang transparan dan tepat sasaran.
Upaya ini harus melibatkan program yang berkelanjutan, memberdayakan masyarakat, dan mengubah struktur ekonomi yang tidak adil. ( Nurkse; 1959).
Baca Halaman Selanjutnya..


Komentar