Ilusi Raksasa Rp326 Triliun: Akankah Danantara Menjadi Temasek Indonesia atau Menuju Trap 1MDB?

Dr. Muhammad Kamal

Pada saat yang sama, konsentrasi menciptakan single point of governance risk jika mekanisme pengawasan tidak berkembang secepat pertumbuhan kekuasaan investasinya.

Kesalahan investasi pada satu BUMN dapat ditanggung perusahaan, tetapi kesalahan sistemik pada pengelola portofolio negara dapat memengaruhi banyak perusahaan sekaligus. Karena itu, ukuran Danantara harus diimbangi dengan ukuran pengawasannya.

Di sinilah perbandingan dengan Temasek menjadi relevan, tetapi perbandingan tersebut sering dibuat terlalu sederhana. Keberhasilan Temasek bukan sekadar karena Singapura menggabungkan aset negara dalam satu perusahaan investasi.

Temasek membangun pemisahan antara kepemilikan negara dengan keputusan investasi komersial dan menempatkan tanggung jawab investasi pada struktur dewan yang memiliki kewajiban fidusia.

Perusahaan portofolionya tetap dikelola oleh direksi dan manajemen masing-masing, sedangkan Temasek menjalankan fungsi sebagai pemegang saham aktif. Investasi besar, divestasi, anggaran, risiko portofolio, dan laporan keuangan berada dalam struktur pengawasan dewan.

Pelajaran utamanya bukan meniru bentuk Temasek, tetapi membangun disiplin institusional yang membuat modal publik terlindungi dari keputusan nonkomersial.

Temasek bahkan memberikan pelajaran menarik mengenai transparansi sukarela. Secara hukum, perusahaan tersebut memiliki pengecualian tertentu dalam publikasi informasi keuangan, tetapi tetap menerbitkan kinerja portofolio melalui Temasek Review sejak 2004.

Laporan keuangan statuternya juga diaudit oleh firma audit internasional besar. Dewannya mempunyai akses independen terhadap informasi dan komite-komite khusus menangani audit, risiko, remunerasi, serta keputusan strategis.

Konflik kepentingan mengharuskan anggota dewan terkait menarik diri dari informasi dan pengambilan keputusan yang relevan. Mekanisme seperti ini mengubah transparansi dari kewajiban administratif menjadi modal reputasi. Danantara membutuhkan reputasi serupa jika ingin menjadi institusi investasi yang dipercaya pasar global.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Komentar

Loading...