Berkunjung ke Polres Ternate, Kapolda Malut Tekankan Tujuh Program Prioritas

Ternate, malutpost.com – Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol. Arif Budiman, melakukan kunjungan kerja ke Polres Ternate, Jumat (14/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi Wakapolda Malut Brigjen Pol. Stephen M. Napiun serta sejumlah pejabat utama Polda Malut.
Kapolda mengatakan, kunjungan kerja tersebut menjadi momentum untuk memberikan penekanan dan arahan kepada seluruh personel Polres Ternate, khususnya dalam menjalankan program prioritas Polda Malut.
Arif mengingatkan personel agar memahami dan menerapkan tujuh program prioritas tersebut dalam pelaksanaan tugas serta pelayanan kepada masyarakat.
Tujuh program prioritas Polda Malut itu meliputi:
Kie Raha Aman, yakni mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah kepulauan melalui patroli, sinergi, dan partisipasi masyarakat.
Investasi Aman Maluku Utara, yaitu menciptakan iklim investasi yang aman, kondusif, dan berkelanjutan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Desa Binaan Presisi, yakni mewujudkan desa yang aman, mandiri, dan tangguh melalui kemitraan antara Polri, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat.
Polisi Digital Malut, yaitu menghadirkan pelayanan kepolisian yang modern, cepat, transparan, dan mudah diakses melalui pemanfaatan teknologi digital.
Generasi Emas Kie Raha dan Bebas Narkoba, yakni mendorong terwujudnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, berprestasi, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba sebagai modal menuju Indonesia Emas 2045.
Polri Melayani dengan Hati, yaitu mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, cepat, transparan, dan berintegritas dengan mengedepankan empati serta kepuasan masyarakat.
Satu Hari Bersama Masyarakat, yakni memastikan Polri hadir, mendengar, dan bekerja bersama masyarakat melalui komunikasi langsung, penyelesaian masalah, serta penguatan kemitraan.
“Saya hanya mengingatkan personel agar dapat memahami tujuh program tersebut untuk diterapkan dalam pelayanan kepada masyarakat,” kata Arif.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama menjalankan tugas. Menurutnya, setiap personel harus bekerja secara profesional dan menghindari tindakan yang dapat mencoreng nama baik institusi.
“Pada intinya, personel harus bekerja dengan hati dan menghindari pelanggaran yang dapat mencoreng institusi,” pungkasnya. (one)




Komentar