(Telaah Geopolitik, Hukum Tata Negara, dan Hukum Administrasi Negara)

Paradoks Negeri Nikel

Sufrin Ridja, SH., MH

Persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan aspek administratif, melainkan menyangkut kapasitas negara (state capacity), efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, dan konsistensi pembangunan nasional.

Dalam Perspektif Geopolitik bahwa Nikel sebagai Instrumen Kekuatan Negara, menurut Halford J. Mackinder dalam Democratic Ideals and Reality (1919), bahwa penguasaan wilayah strategis merupakan faktor utama yang menentukan kekuatan negara.

Teori geopolitik Mackinder menjelaskan bahwa ruang geografis yang mengandung sumber daya strategis harus diimbangi dengan kemampuan negara mengelola wilayah tersebut melalui institusi pemerintahan yang kuat.

Dalam konteks Maluku Utara, nikel telah berubah dari sekadar komoditas pertambangan menjadi instrumen geopolitik global. Keberadaan kawasan industri seperti IWIP (Indonesia Weda Bay Industrial Park) menjadikan Maluku Utara bagian penting dari rantai pasok baterai kendaraan listrik dunia.

Menurut Nicholas J. Spykman dalam The Geography of Peace (1944), kekuatan suatu negara tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah mengontrol wilayah strategis melalui administrasi yang efektif.

Sebagaimna yang dtuliskan oleh tim Nusantara, W. Bidang Studi Geopolitik Dan Wawasan Nusantara. Spykman, Sarjana Geopolitik terkemuka di USA, menyatakan bahwa geopolitik memberikan suatu gambaran yang berkembang dengan suatu kerangka petunjuk tertentu.

Suatu wilayah dipandang dari sudut geopolitik ditentukan oleh faktor-faktor geografinya dan oleh perubahan-perubahan dinamis dari pusat-pusat kekuasaan dunia. Spykman berpendapat bahwa siapa pun yang ingin menguasai dunia harus menguasai daerah jantung dunia.

Menurut dia, penguasaan daerah jantung itu memiliki akses dengan daerah pantai. Ini berarti bahwa negara-negara pantai sepanjang pulau dunia Eurassa harus dikuasai, mulai dari negara Skandinavia, Eropa Barat, Pantai Laut Tengah, Asia Barat, Asia Selatan, Asia Tenggara, sampai dengan Asia Timur.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6

Komentar

Loading...