Halmahera Selatan Lumbung Ikan

Putri Ambarwati Dodi

Untuk mempertahankan dan mengoptimalkan Halmahera Selatan sebagai lumbung ikan yang berkelanjutan dan berkeadilan, diperlukan komitmen bersama serta langkah-langkah strategis yang terintegrasi antara pemerintah, akademisi, pihak swasta, dan masyarakat lokal.

Penguatan Infrastruktur Pascapanen dan Rantai Dingin: Pemerintah daerah bersama kementerian terkait harus memprioritaskan pembangunan cold storage berbasis energi terbarukan di titik-titik krusial penangkapan ikan, seperti di kawasan Bacan, Obi, Kayoa dan Makean.

Penjaminan ketersediaan es dan listrik murah akan meningkatkan daya tahan hasil tangkapan, menjaga mutu ikan ekspor, serta menstabilkan harga di tingkat nelayan lokal.

Modernisasi Armada dan Pemberdayaan Nelayan Tradisional: Alih-alih membiarkan korporasi besar menguasai ruang laut, program bantuan harus difokuskan pada modernisasi alat tangkap dan kapal nelayan lokal melalui wadah koperasi.

Dengan pembentukan koperasi nelayan yang solid, nelayan tidak lagi berjuang secara individu berhadapan dengan tengkulak, melainkan memiliki posisi tawar yang kuat dalam menentukan harga dan mengakses permodalan resmi.

Penegakan Hukum dan Perlindungan Ekosistem Laut

Pengawasan perairan (maritime patrol) harus diperketat untuk membasmi praktik ilegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing serta penggunaan alat tangkap merusak.

Penerapan zona konservasi perairan berbasis kearifan lokal harus terus didukung agar ekosistem terumbu karang dan padang lamun tetap terjaga sebagai fondasi keberlanjutan stok ikan.

Sinergi Industri Ekstraktif dan Kelestarian Pesisir; Perlu ada regulasi dan pengawasan lingkungan yang sangat ketat terhadap aktivitas industri darat agar tidak mengorbankan ruang laut.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6

Komentar

Loading...