Hijrah Rasul, dari Sejarah ke Aktualisasi Nilai-nilai Kehidupan

Salah satu bentuk aktualisasi nilai-nilai Hijrah pada era sekarang ini ialah umat Islam perlu berhijrah dari kemalasan berpikir menuju budaya literasi dan keilmuan.
Spirit Hijrah harus menjadi motivasi untuk berinovasi dan berkarya, sehingga kehadiran seorang Muslim selalu memberi manfaat pada banyak orang.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, dalam sebuah hadits yang artinya: “Sebaik baik manusia Adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (Hr. Ahmad, Ath-Thabrani dan Al-Qadla’iy).
Umat Islam di era sekarang ini juga perlu mengaktualisasi Hijrah ekonomi, yakni dari sistem ekonomi ribawi menuju ekonomi syariah yang adil dan lebih maslahat (baik dan berkah).
Nilai-nilai Hijrah inilah yang menjadi landasan lahirnya lembaga keuangan syariah yang diridlai oleh Allah SWT, serta menghindari segala bentuk azab Allah.
Hal ini sejalan dengan peringatan Rasulullah SAW, dalam sebuah hadits beliau yang artinya: “Jika zina dan riba sudah menyebar di suatu kampung maka sesungguhnya mereka telah menghalalkan azab Allah atas diri mereka sendiri,” (Hr. al-Hakim).
Selain itu, di era kemajuan teknologi digital sekarang ini perlu masyarakat mengaktualisasikan nilai-nilai hijrah di bidang moral dan etika, yakni dengan menahan diri untuk tidah dengan mudah menyebarkan berita-berita yang belum diketahui jelas nilai-nilai kebenarannya (hoax), fitnah, ujaran kebencian menuju ke budaya santun, jujur dan membangun.
Baca Halaman Selanjutnya..


Komentar