FPIK Unkhair dalam Arus Besar Penyamaan Kurikulum Perikanan dan Kelautan Indonesia

Asmar Hi. Daud

Rapat Kerja FP2TPK di Sorong tahun 2025 bahkan mengusung tema “Membangun Kejayaan Maritim Melalui Kurikulum Perikanan dan Kelautan” dan diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri serta potensi daerah (Dinas Kominfo Provinsi Papua Barat Daya, 2025).

Agenda FP2TPK 2025 di Banjarbaru juga menegaskan pentingnya diskusi untuk menyamakan persepsi kerangka kurikulum nasional dan perumusan kurikulum tingkat program studi (FPIK Universitas Mulawarman, 2025).

Secara lebih aktual, FKPTPK Indonesia melalui surat Nomor 05/FKPTPK/V/2026 tertanggal 6 Mei 2026 mengundang para ketua program studi bidang perikanan dan kelautan untuk mengikuti Penyamaan Persepsi Kurikulum di bawah naungan FKPTPK Indonesia.

Pertemuan tersebut dijadwalkan pada Senin, 11 Mei 2026, pukul 13.00 WIB sampai selesai, secara daring, dengan agenda utama penyamaan persepsi kurikulum di tiap-tiap program studi (FKPTPK Indonesia, 2026).

Rapat ini perlu ditempatkan sebagai salah satu isu utama. Ia menandai bahwa tantangan pendidikan perikanan-kelautan tidak lagi bisa dijawab secara parsial oleh masing-masing kampus.

Di tengah risiko penutupan program studi, perubahan standar mutu, dan tuntutan kompetensi lulusan, penyamaan persepsi kurikulum menjadi pintu masuk untuk menyelamatkan sekaligus memperbarui prodi-prodi perikanan-kelautan agar tetap relevan dengan kebutuhan bangsa kepulauan.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6 7 8

Komentar

Loading...