Suasana Haru Selimuti Kepulangan Jenazah Mantan Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman

Ternate, malutpost.com -- Suasana penuh haru menyambut kepulangan Jenazah mantan Wali Kota Ternate, Dr. H. Burhan Abdurahman, dari Makassar.
Jenazah mantan wali kota dua periode itu tiba di Bandara Babullah Ternate, sekira pukul 10 WIT, Selasa (12/5/2026), disambut oleh masyarakat dan pemerintah kota.
Jenazah Burhan Abdurahman dibawa menuju kediamannya di Kelurahan Moya, Kecamatan Ternate Tengah. Sekitar setengah jam kemudian, jenazahnya lalu dibawa ke kantor wali kota.
Riuh tangis pecah, lantunan tahlil berdengung saat Jenazah Burhan digotong Satpolpp, untuk upacara penghormatan.
Upacara penghormatan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman, dan berjalan hikmat.
Upacara ini juga dihadiri pejabat Pemkot meliputi Wakil Walikota Ternate Nasri Abubakar, Sekretaris Daerah (Sekda) Rizal Marsaoly.
Sedangkan pihak Keluarga, Burhan Abdurahman diwakili Sultan Tidore Husain Syah beserta keluarga besar wali kota yang akrab disapa haji Bur itu. Upacara besar itu dihadiri para ASN maupun siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kota Ternate.
Sekitar 12.00 WIT jenazah Burhan Abdurahman dibawa menuju kompleks pemakaman pekuburan Islam Kelurahan Santiong Ternate.
Saat terik matahari menyengat, jenazah Burhan lalu digotong bergantian Satpolpp, ASN, hingga tukang ojek dan warga kota.
Sepanjang satu kilo lebih takbir dan tahlil berdengung. Siswa sehingga guru berjejeran sepanjang jalan kantor Wali Kota Ternate, benteng oranje, hingga pekuburan Islam Ternate.
Para siswa SMP dan guru se Kota Ternate ini memberikan hormat terakhir bagi tokoh pembangunan Ternate itu. Jenazahnya tiba di kompleks pemakaman Islam sekitar 12.50 WIT.
Jenazah Burhan lalu diturunkan ke liang lahat, tepat saat adzan sholat Dzuhur dikumandangkan di sebagian besar masjid Ternate.
Tangis keluarga dan warga pecah setelah lima tahun sang wali kota dimakamkan di Makassar, kini ia kembali ke tanah Ternate, lalu disemayamkan tepat dekat almarhum kedua orang tuanya. (mg-01)


Komentar