Mengabdi Lewat Budaya, Menginspirasi lewat Karya

Jainul Yusup

Tantangan hari ini tentu berbeda dengan dua dekade lalu. Disrupsi teknologi, pergeseran orientasi generasi muda terhadap budaya lokal, serta komersialisasi pendidikan adalah persoalan nyata yang harus dihadapi dengan kepala dingin dan strategi adaptif.

Namun, optimisme harus tetap dijaga, sebab kekuatan humaniora terletak pada kemampuannya menyentuh dimensi paling fundamental dari manusia: empati, nalar kritis, dan kreativitas.

Perjalanan 27 tahun FIB Unkhair adalah sebuah kesaksian bahwa ketekunan dalam merawat ilmu-ilmu kemanusiaan tidak pernah sia-sia.

Setiap langkah pengabdian yang dilakukan oleh para dosen, setiap karya tulis dan riset yang dihasilkan oleh para akademisi, serta setiap torehan prestasi mahasiswa adalah batu bata yang menyusun bangunan peradaban kampus tercinta ini.

Melalui semangat Mengabdi Lewat Budaya, Menginspirasi lewat Karya, mari kita jadikan usia ke-27 ini sebagai titik pijak untuk melangkah lebih jauh.

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun akan terus berdiri di garis depan dalam menjaga warisan sejarah, merawat ingatan kolektif, dan melahirkan generasi intelektual yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan budaya yang mendalam bagi kejayaan bangsa dan daerah. Dirgahayu Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun!(*)

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...