FKPPT Bahas Persoalan Infrastruktur dan Ekonomi Kreatif di Pulau Taliabu

IMG 20260826 WA0028
Rusman La Mike

Bobong, malutpost.com – Forum Komunikasi Putra Putri Taliabu (FKPPT) membahas sejumlah persoalan pembangunan di Kabupaten Pulau Taliabu, terutama terkait infrastruktur dan pengembangan ekonomi kreatif.

Forum tersebut menjadi wadah bagi para pemuda dan pemudi Taliabu untuk menyampaikan aspirasi serta membahas berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari tingkat akar rumput hingga kepada para pembuat kebijakan di daerah.

Ketua FKPPT Kabupaten Pulau Taliabu, Rusman La Mike, mengatakan komunitas tersebut dibentuk sebagai ruang diskusi untuk membahas berbagai persoalan pembangunan, khususnya infrastruktur seperti jalan dan jembatan, serta pengembangan ekonomi kreatif.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu berperan aktif dalam merespons berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

“Pemerintah di sini harus memiliki peran aktif untuk menanggapi setiap masalah yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat,” kata Rusman.

Ia menilai, kondisi infrastruktur yang belum memadai dapat berdampak terhadap aktivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, DPRD Kabupaten Pulau Taliabu juga diharapkan dapat memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut.

“Harapan kita dalam bincang-bincang pembangunan ini dapat didengar oleh Pemda dan DPRD,” ujarnya.

Selain persoalan infrastruktur dan ekonomi kreatif, FKPPT turut membahas penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang dinilai belum merata di sejumlah wilayah Pulau Taliabu.

Rusman berharap pemerintah daerah dapat mengambil peran dalam mencari solusi terhadap persoalan tersebut agar penyaluran BBM bersubsidi dapat berjalan lebih adil dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Perlu ada kejelasan untuk diselesaikan bersama-sama, terutama Pemda untuk mengambil andil dan meluruskan masalah di Taliabu,” jelasnya.

Ia menambahkan, forum tersebut digagas atas inisiatif sejumlah tokoh pemuda dan pemudi Pulau Taliabu, baik yang berada di dalam maupun di luar daerah.

Sementara itu, salah satu tokoh penggagas FKPPT, Rizki Baco, mengapresiasi seluruh pemuda dan pemudi Taliabu yang telah berinisiatif membentuk komunitas tersebut sebagai wadah diskusi dan penyampaian aspirasi.

Menurutnya, FKPPT diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk berperan sebagai agent of change dalam mengidentifikasi berbagai persoalan sekaligus menawarkan solusi kepada pemerintah daerah dan DPRD.

“Dengan hadirnya dan terselenggaranya diskusi ini, forum ini bisa menjadi wadah harmonisasi, aktualisasi, dan komunikasi. Semoga diskusi ini menjadi titik awal untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya,” pungkasnya. (cr-04)

Komentar

Loading...