Delapan Dekade Indonesia Merdeka: Antara Janji Konstitusi dan Realitas Kebangsaan

Taufik Buabes

Kesadaran untuk menolak politik uang, melawan korupsi, menjaga persatuan, menghormati perbedaan, mengawasi kebijakan publik, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan pengetahuan adalah bagian dari perjuangan kemerdekaan hari ini. Kemerdekaan adalah kerja bersama antara negara dan rakyat.

Bung Karno pernah mengingatkan pentingnya berdiri di atas kaki sendiri. Pesan tersebut tetap relevan dalam membaca Indonesia hari ini. Merdeka bukan hanya berarti memiliki bendera sendiri, pemerintahan sendiri, dan wilayah yang berdaulat.

Merdeka berarti rakyat memiliki kesempatan yang sama untuk hidup bermartabat, hukum berlaku adil, pendidikan dapat diakses oleh semua anak bangsa, sumber daya alam dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, serta negara benar-benar hadir ketika rakyat membutuhkan protection dan pelayanan.

HUT Kemerdekaan RI ke-81 harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi sekaligus koreksi. Jangan sampai Merah Putih hanya berkibar di tiang-tiang upacara, tetapi kehilangan makna di tengah ketidakadilan.

Delapan dekade Indonesia merdeka harus menjadi titik tolak untuk membangun Indonesia yang lebih berdaulat, adil, maju, dan bermartabat.

​Selamat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Merdeka bukan sekadar kata, melainkan tanggung jawab untuk memastikan janji konstitusi benar-benar hidup dalam kehidupan rakyat.(*)

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6

Komentar

Loading...