Pengadilan Negeri Ternate Gelar Sosialisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan 

IMG 20260729 WA0024
Sosialisasi SMAP yang berlangsung di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Ternate.

Ternate, malutpost.com - Pengadilan Negeri (PN) Ternate, kembali menggelar sosialisasi sistem manajemen anti penyuapan (SMAP). Sosialisasi itu berlangsung didepan kantor Pengadilan itu dengan melibatkan sejumlah Advokat Maluku Utara dan masyarakat pencari keadilan, Rabu (29/7/2026).

Pembicara dari pihak pengadilan Deni Hendra menyebut sosialisasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi risiko penyuapan dalam proses pelayanan publik serta penanganan perkara.

Salain itu, sosialisasi ini juga untuk membangun budaya anti suap dan gratifikasi yang melibatkan internal pegawai pengadilan maupun pihak eksternal seperti pencari keadilan, mahasiswa magang, dan penyedia barang atau jasa.

Menanggapi hal tersebut, Abdullah Ismail salah satu advokat Maluku Utara menilai ini merupakan langkah yang patut diapresiasi.

"Langkah ini patut kiranya diberi apresiasi setinggi-tingginya. Dengan adanya sosialisasi anti penyuapan ini tentu memberikan gambaran kepada kita semua bahwa bagaimana impek negatif yang timbul dari praktik tersebut," tuturnya.

Menurut Abdullah, sosialisasi seperti ini perlu didukung, karena ini juga merupakan program dari Mahkamah Agung (MA) RI.

"Kami pikir ini juga bagian dari langkah maju yang diambil pihak pengadilan guna memberikan pemahaman lebih kepada semua lapisan masyarakat pencari keadilan, bahwa setiap perkara yang disidangkan tetap mengedepankan transparansi dan tidak ada upaya suap dan lain sebagainya," ujarnya.

Ia juga menyarankan agar setiap informasi terkait sosialisasi anti penyuapan harus disampaikan dalam bentuk informasi yang dilekatkan pada setiap papan bener yang ada di kantor pengadilan di Maluku Utara, maupun tempat-tempat umum lainya.

"Hal itu bertujuan agar masyarakat menjadi tahu bahwa, langkah pengadilan dalam mensosialisasikan program anti penyuapan ini dilakukan dengan secara serius," imbuhnya mengingatkan. (mg-02)

Komentar

Loading...