(Ketika Kritik Dipermainkan, Demokrasi pun Terabaikan)

Prabowo; Nye-Nye-Nye

Fikram Guraci

Kita tidak perlu menjelaskan apa itu demokrasi dan bagaimana penerapannya sebab pemerintah pasti lebih paham bagaimana harus diimplementasikan.

Demokrasi tidak hanya sekedar mendengarkan kritik atau koreksi dari pihak lain, tapi diharuskan untuk menindaklanjuti. Bila negara anti terhadap koreksi, dipastikan ada yang tidak benar dari jalur pemerintahan yang sedang berjalan.

Tidak ada yang melarang pemimpin memiliki kebijakan ambisius untuk berupaya membuktikan bahwa dia layak dinobatkan sebagai pemimpin yang peduli, berguna dan bermanfaat bagi banyak orang.

Namun kritik dan koreksi, diperlukan agar negara mampu melihat kondisi objektif dan secara utuh mulai dari sistem perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan antisipasi.

Sehingga terhindar dari sindrom hubris yang kemudian akan menghancurkan kepercayaan publik dan terjatuh sebagaimana Icarus dalam mitologi Yunani. Dan yang paling terpenting adalah mau mengoreksi dan mengevaluasi pemerintahan dari dalam serta mengimplementasikan apa yang menjadi kritikan.

Sehingga demokrasi benar-benar terlaksana secara transparan dan untuk kepentingan bersama. Begitu juga dengan pemerintahan daerah, agar lebih peka terhadap keluhan baik itu persoalan lingkungan, ekonomi maupun kebijakan.(*)

Selanjutnya 1 2 3 4 5

Komentar

Loading...