HUT Halsel dalam Perspektif Hermeneutika

Warisan sejarah tersebut merupakan modal budaya yang sangat berharga. Oleh karena itu, pengembangan sektor pariwisata Halsel akan sulit mencapai potensi maksimal apabila dipisahkan dari narasi besar sejarah dan kebudayaan Kesultanan Bacan.
Wisata sejarah dan budaya harus menjadi bagian integral dari strategi pembangunan daerah. Karena itu, sudah saatnya Kesultanan Bacan tidak hanya ditempatkan sebagai mitra pemerintah daerah, tetapi juga menjadi bagian penting dari narasi pembangunan Halsel.
Sejarah, budaya, dan identitas lokal harus dipandang sebagai sumber daya strategis yang dapat memperkuat pembangunan ekonomi, pendidikan, pariwisata, dan karakter masyarakat.
Pada akhirnya, HUT Halsel bukan sekadar peringatan lahirnya sebuah kabupaten, melainkan momentum untuk membaca kembali sejarah, memahami identitas, dan merumuskan arah masa depan.
Hermeneutika mengajarkan bahwa masa depan yang kuat hanya dapat dibangun oleh masyarakat yang mampu berdialog dengan masa lalunya.
Semoga Halsel terus bertumbuh menjadi daerah yang maju secara ekonomi, modern dalam teknologi, namun tetap kokoh dalam nilai-nilai budaya dan peradaban.
Selamat Hari Ulang Tahun ke-23 Halmahera Selatan. Mari merawat ingatan, merawat sejarah, dan merawat kebudayaan. (*)



Komentar