Mengurai Akar Pembunuhan di Hutan Patani

Ijan Sileleng

Sejarah ini tidak akan terulang kembali Olehnya itu Pembunuhan di hutan Patani apa motifnya ? Apakah dendam ? Apakah masalah sengketa Tanah atau perebutan sumber daya alam ?

Ini menjadi informan kunci untuk membongkar akar pembunuhan di hutan patani lebih dulu memahami antropologis sosial masyarakat Patani siapa pertama kali yang mendiami daratan Patani.

Pengakuan Sejarah Fagogoru menjadi bukti bahwa yang menempati daratan Patani, Weda dan Maba bukan orang Nasrani, bukan Yahudi, bukan Belanda, Portugis, Bukan oligarki, Bukan Pemodal, Bukan Kapitalisme.

Lalu pelaku orang tak dikenal ini siapa mereka, mereka berasal dari mana, dari mana mereka datang yang mendiamkan diri hidup di daratan Weda, Patani dan Maba dengan misi untuk Pembalasan ataukah ingin menguasai Tanah maka perlihatkan wajah kalian jangan berlaku seperti lempar batu sembunyi tangan

Masyarakat patani pemilik sah negeri photon yang hidup bergantung pada hutan sebua kehidupan yang suda lama menjadi karakter antropologis masyarakat patani yang tidak saling membunuh antara warga Patani.

Dasar inilah memudahkan untuk mengungkap pelaku pembunuhan adalah mereka yang sudah lama hidup di tanah Patani, weda dan maba, kemudian aktivitas hanya membawa pisau, busur, tombak, dll. Suatu “pathological suspicion”, dalam istilah Berlin, juga ada pada kita hari-hari ini.

Warga Patani tidak mudah dibunuh dengan kekosongan spiritual maka jangan takuti kami dengan teror dan pembunuhan, masyarakat Patani tidak merasa gentar sedikitpun sebab kami adalah perintis sejarah yang mempertahankan Moralitas dan tanah Patani di bumi Fagogoru.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...