Dua Korban Erupsi Gunung Dukono Asal Singapura Ditemukan 20 Meter dari Bibir Kawah

IMG 20260510 WA0099
Tim SAR Gabungan saat melakukan evakuasi korban asal Singapura di Gunung Dukono.

Halut, malutpost.com -- Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura yang menjadi korban erupsi Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.

Kedua korban bernama Heng Wen Qiang Timothy (30 tahun) dan Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid (27 tahun).

Tim SAR langsung melakukan proses evakuasi dipantau langsung oleh Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, unsur TNI-Polri, Basarnas, pemerintah daerah dan tim relawan lainnya.

Mayjen TNI Dody Triwinarto, memberi arahan kepada seluruh personel agar tetap mengutamakan keselamatan selama pelaksanaan evakuasi serta menjaga koordinasi antar instansi untuk mempercepat proses penanganan korban.

"Utamakan keselamatan personel dan tetap perhatikan perkembangan aktivitas gunung. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tetap bersinergi di lapangan," tegasnya, Minggu (10/5/2026).

Terpisah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maluku Utara, Iwan Ramadani, menyebut kedua korban terdeteksi berada pada posisi yang sangat berbahaya, yakni hanya berjarak sekitar 20 meter dari bibir kawah.

"Tim sudah mengetahui posisi dua korban. Awal belum bisa melakukan evakuasi karena lokasi korban berada sekitar 20 meter dari bibir kawah, tapi sudah dilakukan proses evakuasi," kata Iwan.

Ia menjelaskan, erupsi Gunung Dukono masih terus berlangsung dengan intensitas tinggi. Semburan material vulkanik dan letupan yang terjadi sewaktu-waktu memaksa tim penyelamat tetap waspada dan menunggu situasi lebih kondusif sebelum mendekati area kawah.

"150 personel yang terbagi dalam empat regu dikerahkan ke kawasan Gunung Dukono ketika melakukan proses evakuasi di medan ekstrem tersebut," pungkasnya. (one)

Komentar

Loading...