Gubernur Malut dan BLSDM Komdigi Manado Matangkan Program Digital Talent Scholarship 2026

Sofifi, malutpost.com -- Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BLSDM Komdigi) Manado mulai mematangkan pelaksanaan program Digital Talent Scholarship (DTS) tahun 2026.
Hal ini ditandai dengan audiensi resmi antara BLSDM Komdigi Manado dan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, yang berlangsung pada Selasa (5/5/2026) di Ruang Rapat Gubernur, Lantai IV Kantor Gubernur Maluku Utara.
Dalam pertemuan tersebut, BLSDM Komdigi Manado memaparkan rencana besar pelaksanaan program DTS 2026 yang menyasar peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi informasi dan komunikasi.
Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) dengan wilayah kerja meliputi Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara, BLSDM Komdigi Manado menegaskan komitmennya dalam memperkuat kompetensi digital masyarakat di kawasan timur Indonesia.
Gubernur Sherly Tjoanda menyambut positif program tersebut. Ia menilai DTS 2026 akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas SDM di Maluku Utara, terutama dalam menghadapi era transformasi digital.
Adapun fokus program DTS 2026 mencakup berbagai sektor strategis, di antaranya sektor pendidikan melalui pelatihan bagi guru, siswa sekolah rakyat, serta mahasiswa vokasi. Kemudian sektor ekonomi desa dengan pelatihan pengelolaan koperasi desa/kelurahan “Merah Putih”.
Selain itu, program juga menyasar pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan digital dasar bagi pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat umum. Sementara di sektor birokrasi, pelatihan akan difokuskan pada Government Transformation Academy (GTA) guna meningkatkan kecakapan digital aparatur sipil negara (ASN).
Kepala BLSDM Komdigi Manado, Arsyad, mengungkapkan bahwa Gubernur memberikan arahan khusus agar pelaksanaan program melibatkan koordinasi lintas sektor.
Untuk sektor pendidikan, pelaksanaan akan bersinergi dengan Dinas Pendidikan, sementara sektor ekonomi akan dikoordinasikan dengan Dinas Perindustrian dan Koperasi Maluku Utara.
"Ibu Gubernur merespons sangat baik, terutama terkait pelatihan kepemimpinan digital bagi pejabat Eselon II, III, dan IV. Saat ini kami juga tengah menjalankan pelatihan bagi 30 ASN di BPSDM Malut dengan fokus pada pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di lingkungan pemerintahan," ujar Arsyad.
Sebagai langkah konkret, program DTS 2026 direncanakan akan diluncurkan pada 20 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Momentum tersebut dipilih sebagai simbol kebangkitan talenta digital dari Maluku Utara untuk Indonesia.
Melalui program ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, pelaku usaha hingga aparatur pemerintah, mampu meningkatkan daya saing dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era digital.
Mendampingi Gubernur dalam audiensi tersebut diantaranya Kepala Dinas Kominfo Malut Iksan Arsad, Kepala Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Malut Syahril Amir, Kepala BKD Zulkifli Bian, serta Kepala Biro Adpim Abdul Karim. (nar)


Komentar