Meniti Cahaya: Tidore Dibalik Bayang-bayang Kebijakan

Tak dapat dipungkiri, tugulufa menjadi tempat paling laris yang sering dikunjungi warga lokal maupun luar tidore. Di lain sisi, seperti pada kecamatan tidore timur, PJU tidak berfungsi dengan baik, di sana kegelapan masih mendominasi.
Sebagian rusak karena kurangnya pemeliharaan dan sebagian lainnya diduga memiliki kualitas yang rendah, dua hal ini secara tidak langsung dapat menghambat kegiatan warga.
Alih-alih mengatasi masalah PJU yang tidak befungsi selama tiga tahun, pemerintah kota lebih memilih mengfokuskan pembangunan di pusat kota.
Padahal banyak tempat di tidore yang memiliki potensi menjadi tempat wisata, hanya saja terhalang oleh kegelapan yang menguasai jalanan.
Jalanan yang gelap juga memengaruhi ekonomi malam di tidore. Pedagang kecil, usaha kuliner, bahkan sektor transportasi lokal, kehilangan pendapatan sebab warga dan wisatawan enggan untuk beraktivitas di ruang publik yang gelap.
Kota yang gelap adalah kota yang tertidur, dan kota yang tertidur tak akan bisa menjadi pusat wisata yang kompetitif.
Kegelapan ini bukan hanya sekedar masalah teknis, melainkan indikasi nyata adanya permainan anggaran dan bau korupsi yang sudah tidak bisa di tutup lagi.
Baca Halaman Selanjutnya..




Komentar