Lemahnya Kontrol Pangan di Maluku Utara

Pasar Tradisional, Risiko Modern

Riski Ikra

Sementara itu, risiko pangan telah mengalami transformasi. Plastik menjadi bagian paling dominan dalam rantai distribusi pangan. Ikan segar dibungkus plastik tipis. Makanan panas dimasukkan dalam kantong plastik.

Minuman panas disajikan dalam gelas plastik sekali pakai. Hal ini biasa kita anggap sebagai hal normal, praktis, dan murah.

Namun dalam kajian ekonomi lingkungan "The Entropy Law and the Economic Process" (1971) yang dikembangkan oleh Nicholas Georgescu-Roegen, dijelaskan bahwa efisiensi ekonomi modern sering melupakan hukum alam.

Plastik memang murah tetapi mahal dalam jangka panjang dan efek lingkungan dan kesehatannya tidak pernah dihitung dalam harga pasar.

Risiko lain berasal dari lingkungan pasar itu sendiri. Pasar konvensional biasanya terbuka, terletak di pinggir jalan, dan tidak banyak upaya dalam hal sanitasi. Kebocoran debu kendaraan, asap knalpot, lalat, dan air limbah menjadi bagian dari sehari-hari pangan yang dijual.

Dalam ekonomi kesehatan, hal ini sangatlah penting karena kesehatan menjadi bentuk dari modal manusia. Bila lingkungan konsumsi pangan buruk, maka masyarakat kehilangan modal tersebut secara perlahan.

Tetapi tidak langsung terasa hari itu juga, tetapi dalam bentuk penyakit berulang penurunan produktivitas, dan peningkatan beban biaya kesehatan yang berkepanjangan.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6 7

Komentar

Loading...