Hadiri Dies Natalis IAIN Ternate, Wagub Sarbin Titip Pesan untuk Kampus

IMG 20260727 WA0021
Wagub Sarbin Sehe saat menghadiri Dies Natalis Kampus IAIN Ternate.

Ternate, malutpost.com -- Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara (Malut), Sarbin Sehe, menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan, tetapi juga harus menjadi garda moral dan pengawal demokrasi di tengah dinamika pembangunan dan derasnya arus investasi.

Hal itu disampaikan Sarbin saat menghadiri puncak peringatan Dies Natalis ke-60 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate di Auditorium IAIN Ternate, Senin (27/7/2026).

Sarbin menekankan pentingnya komunikasi yang efektif dan tata kelola yang baik sebagai kunci memajukan perguruan tinggi. Menurutnya, kemajuan sebuah kampus tidak terlepas dari proses panjang serta sinergi yang dibangun dengan berbagai pihak.

"Rajin-rajinlah berkomunikasi dan berkonsultasi. Meskipun surat keterangan sudah keluar, kalau tidak ada komunikasi langsung maka program tidak akan jalan," kata Sarbin dalam sambutannya.

Ia mencontohkan pentingnya koordinasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Menurutnya, komunikasi yang baik akan memperkuat sinkronisasi kebijakan pembangunan dengan kebutuhan dunia pendidikan.

Kepada mahasiswa, Sarbin berpesan agar kampus tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang yang melahirkan pemikiran kritis dan menjaga nilai-nilai kebangsaan.

"Kampus berbasis agama harus dijalankan dengan etika, moral, dan adab. Di tengah derasnya arus modal asing dan kekayaan sumber daya alam kita, saya berharap suara-suara kampus terus mengawal pemerintah pusat dan daerah agar berjalan sesuai dengan norma demokrasi dan hak asasi manusia," tegasnya.

Sarbin juga mengingatkan bahwa perubahan status perguruan tinggi di masa depan harus dipersiapkan secara matang. Ia berharap IAIN Ternate terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah maupun bangsa.

Pada kesempatan itu, ia mengucapkan selamat atas Dies Natalis ke-60 IAIN Ternate.

"Mudah-mudahan terus kita kawal bersama agar IAIN Ternate menjadi kampus yang memberi makna besar bagi masa depan daerah dan bangsa," ucap Sarbin.

Sementara itu, Rektor IAIN Ternate, Dr. Adnan Mahmud, MA, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 60 tahun IAIN Ternate.

Ia menegaskan tiga agenda prioritas kampus ke depan.

Pertama, mendorong transformasi kelembagaan menjadi UIN Sultan Papua Ternate yang diusulkan masuk enam Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) prioritas nasional tahun 2026.

Kedua, memperkuat sumber daya manusia melalui pemetaan dan percepatan kepangkatan dosen serta tenaga kependidikan.

Ketiga, meningkatkan mutu akademik dan akreditasi.

Untuk itu, Adnan mengajak seluruh civitas akademika bersatu dan terus berkarya demi memberikan kontribusi terbaik bagi umat, masyarakat Maluku Utara, dan Indonesia.

Sebelumnya, Ketua Panitia Dies Natalis ke-60 IAIN Ternate, Sukardi Abbas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung rangkaian kegiatan. Ia berharap Dies Natalis menjadi momentum refleksi, konsolidasi, dan penguatan komitmen bersama dalam memajukan IAIN Ternate.

Puncak peringatan Dies Natalis ke-60 ditandai dengan pemukulan tifa secara simbolis oleh Wakil Gubernur Maluku Utara bersama Bupati Halmahera Utara didampingi Rektor IAIN Ternate. (nar) 

Komentar

Loading...