Nazla Reses di Desa Tolonuo, Tobelo Utara: Warga Keluhkan Fasilitas Perikanan dan Listrik

Halut, malutpost.com -- Anggota DPRD Maluku Utara, Nazlatan Ukhra Kasuba, melaksanakan reses, di Desa Tolonuo, Kecamatan Tobelo Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (13/5/2026).
Melalui kesempatan itu, Nazla mendengar berbagai aspirasi dari masyarakat setempat.
Anwar, salah seorang warga mengatakan, di Desa Tolonuo, baik Tolonuo Selatan maupun Tolonuo Induk butuh peningkatan kampung nelayan termasuk fasilitas penunjang seperti Cold storage (gudang pendingin).
"Ini sudah lama kami sampaikan ke pemerintah, tapi hingga saat ini tidak direalisasikan," kata Anwar seraya meminta Nazla untuk mendorong aspirasi ini ke pemerintah provinsi untuk direalisasikan.
Warga lain, Asis Kanaha menyampaikan keluhan terkait listrik PLN. Menurutnya, dalam sehari, masyarakat Desa Tolonuo Selatan dan induk hanya menikmati listrik 12 jam alias hanya pada malam hari.
"Jadi listrik kami di desa ini, dinyalakan pukul 18.00 WIT sampai 06.00 WIT. Artinya dinyalakan sore, pagi sudah mati. Sementara masyarakat inginkan harus 1x24 jam. Sudah kami tanya ke PLN, tapi jawaban PLN bahwa kalau dinyalakan 1x24 jam nanti negara rugi. Alasanya PLN tidak mampu sediakan bahan bakar, karena tak sebanding dengan jumlah penduduk," keluh Asis.

Menurutnya, kondisi ini menjadi masalah terutama dalam proses belajar mengajar di sekolah dengan mengaktivasi program-program yang berbasis digital atau internet.
Aspirasi-aspirasi tersebut mendapat respons baik dari Nazla dan akan menjadi catatan untuk disampaikan ke pemerintah provinsi. Menurutnya, masyarakat punya hak untuk memperoleh fasilitas yang layak dari pemerintah termasuk listrik PLN.
"Jadi negara melalui pemerintah wajib untuk menghadirkan segala kebutuhan fasilitas tersebut untuk kesejateraan," tuturnya.
Kemudian pada sektor perikanan, Nazla menyebut, ada program pemerintah pusat, yakni Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program ini untuk meningkatkan ekonomi masyarakat terutama nelayan.
"Untuk wilayah Halmahera Utara ada empat titik KNMP yang dibangun, yakni di Desa Supu, Desa Tolonuo, Desa Leleoto dan Desa Bibale. Di Desa Supu sudah dibangun pada 2025, sisa tiga desa yang rencananya akan dibangun di 2026 ini," jelasnya.
Nazla bertekad untuk mengawal setiap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Meski begitu, Ia berharap setiap aspirasi juga perlu diverifikasi oleh pemerintah desa setempat agar menjadi data yang akurat untuk disampaikan ke pemerintah.
"Sudah pasti, harapan masyarakat adalah harapan saya, suara masyarakat adalah suara saya, dan ihktiar masyarakat adalah ihktiar saya. Apa yang disampaikan menjadi catatan penting bagi saya untuk mendorong ke pemerintah daerah," tandas Nazla. (one)


Komentar