Wartawan Visioner Menuju Kursi KNPI Kota Ternate

WhatsApp Image 2026 04 28 at 19.01.55
Calon Ketua KNPI Kota Ternate, Haiyun Umamit (kanan).

Oleh: Fitrah A Kadir

Pemuda visioner bukan sekadar menjadi simbol perubahan, melainkan motor penggerak yang mampu menerjemahkan gagasan besar menjadi solusi nyata ditengah masyarakat. Untuk itu, pemuda harus mampu membaca tantangan zaman, guna melahirkan solusi yang konkrit, terutama di Kota Ternate melalui berbagai macam wadah. Salah satunya adalah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Ternate.

Lewat tulisan ini, penulis menyorori Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kota Ternate ke VII tahun 2026. Musyawarah kali ini diharapkan mampu melahirkan figur pemuda yang tidak hanya kuat dalam wacana saja, tetapi butuh keberanian.

Jika dilihat dari beberapa calon, ada satu sosok yang mencuri perhatian. Dia adalah Haiyun Umamit. Sosok ini dianggap mampu memberikan inspirasi. Sebagai seorang pekerja pers, Haiyun dikenal sebagai seorang yang tidak hanya berhenti pada ruang redaksi atau liputan di lapangan. Lebih dari itu, dalam menggeluti profesi sebagai seorang wartawan, sosok ini adalah pemuda yang tangguh, kritis dan berintegritas. Hal ini tercermin dalam langkah Haiyun Umamit sebagai seorang wartawan ketika melangkah ke kursi KNPI Kota Ternate.

Tentunya, ini menjadi fondasi kepercayaan bagi para pemilih untuk menentukan masa depan KNPI Kota Ternate kedepan. Apalagi, Haiyun sebagai wartawan, dikenal sebagai sosok yang sangat peka terhadap realitas sosial karena setiap hari, berhadapan dengan beragam persoalan masyarakat, mulai dari isu ekonomi, pendidikan, hingga dinamika politik. Pengalaman ini membentuk cara pandang yang luas serta kemampuan analisis yang tajam dari seorang Haiyun Umamit sehingga sangat dibutuhkan dalam kepemimpinan organisasi kepemudaan seperti KNPI.

Pemuda yang layak memimpin KNPI harus mampu menjembatani aspirasi generasi muda dengan kebijakan yang berdampak langsung.

KNPI tidak hanya berada pada seminar, diskusi atau retorika saja, tetapi harus melangkah lebih jauh dengan membangun program konkret: pemberdayaan ekonomi pemuda hingga penguatan komunitas kreatif di tingkat kelurahan. Di akar rumput, tantangan yang dihadapi pemuda sangat beragam. Mulai dari pengangguran, minimnya akses pendidikan nonformal hingga kurangnya ruang ekspresi. Disini, peran pemimpin visioner diuji dan diharapkan mampu menghadirkan solusi yang adaptif serta berkelanjutan, seperti mendorong kolaborasi antara pemuda dengan para pelaku usaha; menciptakan inkubator usaha kecil hingga memanfaatkan teknologi digital untuk membuka peluang baru.

Sejatinya, kepemimpinan di KNPI bukan hanya tentang posisi saja, tetapi upaya untuk menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan pemuda hingga ke tingkat kelurahan lewat visi yang jelas, aksi terukur dan kuatnya komitmen.

Untuk menjadikan wadah pemuda lebih strategis dalam melahirkan generasi mandiri, inovatif dan berdaya saing, harus dimulai dari akar rumput, demi masa depan pemuda Kota Ternate yang lebih baik. Nilai-nilai ini harus menjadi modal penting dalam memimpin KNPI yang menaungi berbagai latar belakang pemuda.

Seorang pemimpin dituntut mampu merangkul perbedaan, menjembatani kepentingan serta menjaga netralitas dalam setiap kebijakan yang diambil. Olehnya itu, sosok Haiyun sebagai seorang wartawan menuju kursi kepemimpinan KNPI Kota Ternate mencerminkan adanya semangat regenerasi. Sebab, pemuda hari ini membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya memiliki gagasan, tetapi juga memahami realitas di lapangan.

Komentar

Loading...