Gubernur Sherly Tagih Janji Pempus, Rp3,5 Triliun Belum Kembali ke Daerah

IMG 20260424 WA0033
Gubernur, Sherly Tjoanda.

Sofifi, malutpost.com — Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menagih komitmen pemerintah pusat terkait pengembalian anggaran daerah senilai Rp3,5 triliun yang dipangkas pada 2026. Hingga kini, dana tersebut belum terlihat direalisasikan kembali dalam bentuk program pembangunan di daerah.

Sherly menegaskan, anggaran yang dipotong tidak hanya berdampak pada Pemerintah Provinsi, tetapi juga seluruh pemerintah kabupaten/kota di Maluku Utara. Ia berharap dana tersebut segera dikembalikan melalui program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin anggaran Rp3,5 triliun itu dikembalikan ke daerah dalam bentuk program nyata, seperti pembangunan jalan dan jembatan. Dengan begitu, biaya logistik bisa ditekan dan manfaat hilirisasi benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya, baru-baru ini.

Menurut Sherly, dalam pertemuannya dengan Menteri Keuangan, pemerintah pusat menjelaskan bahwa pemangkasan anggaran bukan berarti dana daerah dihilangkan, melainkan direlokasi ke pusat untuk kemudian disalurkan kembali melalui program kementerian dan lembaga.

Namun, hingga saat ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara belum melihat realisasi janji tersebut dalam bentuk kegiatan pembangunan di daerah.

“Penjelasan dari pusat memang seperti itu, tetapi sampai hari ini kami belum melihat anggaran Rp3,5 triliun itu dikucurkan kembali ke daerah,” tegasnya.

Karena itu, Sherly mendesak pemerintah pusat segera menepati komitmen yang telah disampaikan, terutama dengan mempercepat realisasi program infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Kami berharap program yang dialirkan kembali benar-benar berupa pembangunan jalan dan jembatan. Ini kebutuhan mendesak masyarakat Maluku Utara,” pungkasnya. (cr-01/udy)

Komentar

Loading...