Seorang Pelanggan Adukan PAM Ake Gaale ke Kejati karena Curiga dengan Tagihan yang Tidak Sesuai

IMG 20260727 WA0047

Ternate, malutpost.com - Perumda Air Minum (PAM) Ake Gaale, Kota Ternate dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) oleh seorang pelanggan bernama Rasdiana Abusama, warga Kelurahan Kampung Pisang.

“Laporan ini terkait dengan tagihan pembayaran air yang tidak sesuai. Menurut saya, pemakaian air di rumah dengan tagihan dari PDAM setiap bulan itu tidak masuk akal,” ujar Rasdiana saat diwawancarai di kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Senin (27/7/2026).

Ia menyebut, pada Juli 2026 tagihan air di rumahnya sebesar Rp1.320.000, tapi setelah dikomplain, turun menjadi Rp460.000.

“Sementara tidak ada pipa di dalam rumah yang di otak-atik ataupun bocor. Berarti selama ini pembayaran itu harusnya Rp400 sekian saja,” kata Rasdiana.

Ia juga mengaku pernah diberi tagihan pembayaran sebesar Rp16 juta terhitung sejak Februari 2024. Padahal, rumahnya tidak ditempati hampir dua tahun.

“Rumah sudah hampir dua tahun tidak kami tempati, saat ditempati malah diberikan struk tagihan Rp16 juta. Saya kaget karena rumah kosong. Waktu itu bayar Rp6 juta dengan catatan dicek permasalahannya, setelah tiga bulan kemudian mau disegel lagi,” akunya.

“Jadi mereka keenakan dengan ancaman mau segel. Terakhir konfirmasi di PAM sisah hutang ada berapa sehingga bisa dicicil setiap bulan. Namun, yang saya sesalkan adalah diikat dengan sebuah pernyataan, kalau tidak dicicil, meteran rumah akan disegel,” sambung Rasdiana.

Ia sangat menyesalkan tindakan PAM Ake Gaale yang mengambil keputusan sepihak dengan menyegel meteran air pada Jumat pekan lalu tanpa ada pemberitahuan.

"Makanya saya meyakini ada permainan meteran yang dilakukan oleh pihak PAM di lapangan. Saya berharap dengan laporan dan bukti yang saya laporkan ini, Kejaksaan Tinggi bisa menindaklanjuti sesuai bukti yang diberikan,” tandas Rasdiana.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Malut, Matheos Matulessy, saat dikonfirmasi via telepon dan pesan Whatsap belum memberikan keterangan atas laporan tersebut. “Saya lagi cuti,” katanya. (one)

Komentar

Loading...