Bina Talenta Atlet, Butuh Intervensi Pemda

- Kemitraan Swasta; menggandeng perusahaan-perusahaan tambang besar yang beroperasi di Maluku Utara melalui dana CSR (Corporate Social Responsibility) untuk menjadi bapak angkat bagi cabang olahraga tertentu atau penyerap tenaga kerja bagi para mantan atlet.
Kesimpulan
Memajukan olahraga di provinsi Maluku Utara bukan sekadar tentang memburu medali dan genggangan piala. Ini adalah tentang harkat, martabat, dan pembangunan pemuda yang sehat serta berdaya saing.
Potensi mentah yang melimpah di Maluku Utara tidak akan pernah menjadi emas murni tanpa adanya sentuhan tangan dingin, regulasi yang berpihak, dan hati yang tulus dari pemerintah daerah.
Sudah saatnya pemerintah daerah provinsi di bawah tangan dingin Ibu Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan bapak Wakil Gubernur Sarbin Sehe, mengambil posisi di depan, memimpin restrukturisasi olahraga demi kejayaan Maluku Utara di panggung nasional, semoga
Tabea. (*)



Komentar