Bina Talenta Atlet, Butuh Intervensi Pemda

Jainul Yusup

- Wilayah Daratan (misal: Halmahera Utara, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Barat, Ternate dan Tidore); Difokuskan pada sepak bola, volly, atletik, tinju, atau pencak silat.

Selain itu, integrasi antara pendidikan dan olahraga harus diperkuat, diperguruan tinggi negeri perlu adanya program studi Olahraga, perlu adanya Sekolah Khusus Olahraga (SKO) atau kelas olahraga di sekolah umum harus dihidupkan kembali dan disubsidi penuh oleh pemerintah, di tempat inilah para atlet muda diberikan porsi latihan intensif tanpa harus mengorbankan hak pendidikan formal mereka.

Jika hulu pembinaan ini dibenahi dengan melibatkan mantan atlet profesional sebagai pelatih bersertifikat, maka hilir prestasi akan mengalir dengan sendirinya.

Kesejahteraan Atlet

Sentuhan terakhir dan yang paling krusial dari pemerintah adalah mengenai kesejahteraan dan jaminan masa depan atlet. Selama ini, profesi sebagai atlet di daerah masih dipandang sebelah mata karena tidak menawarkan kepastian finansial setelah masa keemasan fisik mereka habis.

Banyak orang tua di Maluku Utara yang ragu mengizinkan anaknya fokus di dunia olahraga karena takut miskin di hari tua nanti, ketakutan ini sangat rasional, kita sudah terlalu sering melihat mantan atlet yang pernah mengharumkan nama daerah, berakhir menjadi pekerja serabutan atau hidup luntang-lantung tanpa jaminan hari tua.

Pemerintah provinsi Maluku Utara harus mengubah cara pandang ini. Atlet berprestasi tidak boleh dianggap sebagai beban pengeluaran daerah, melainkan sebagai investasi reputasi daerah. Ada beberapa langkah konkret yang bisa diambil pemerintah daerah untuk menjamin kesejahteraan mereka:

- Pemberian Beasiswa Pendidikan; menjamin pendidikan atlet dari tingkat sekolah menengah hingga perguruan tinggi,

- Formasi Khusus Lapangan Kerja; memberikan kuota khusus atau jalur prestasi bagi atlet peraih medali untuk masuk sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara), pegawai BUMD, PPPK atau honda,

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...