PLN UIP MPA Hadirkan Pembelajaran Langsung Pengembangan PLTP bagi Masyarakat Halmahera Selatan

IMG 20260630 WA0077
Warga dari Desa Tawa, Songa, dan Wayaua melakukan studi ke PLTP Lahendong di Tomohon, Sulawesi Utara, pada Kamis (25/6/2026).

Tomohon, malutpost.com - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) terus memperkuat pendekatan partisipatif dalam pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Tawa Songa Wayaua berkapasitas 10 MW di Kabupaten Halmahera Selatan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengajak unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga dari Desa Tawa, Songa, dan Wayaua melakukan studi ke PLTP Lahendong di Tomohon, Sulawesi Utara, pada Kamis (25/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan informasi yang terbuka dan berbasis pengalaman nyata kepada masyarakat.

Melalui kunjungan langsung ke kawasan operasional PLTP Lahendong, peserta dapat melihat bagaimana pembangkit listrik tenaga panas bumi beroperasi secara aman, ramah lingkungan, serta mampu tumbuh berdampingan dengan aktivitas sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat sekitar.

Rombongan yang terdiri dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Kecamatan Bacan Timur, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta warga mengunjungi sejumlah lokasi, di antaranya PLTP Lahendong Unit 1 dan 2, kawasan pertanian hidroponik dan peternakan ayam petelur binaan PLN Indonesia Power melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Yayasan Masarang sebagai pusat pengolahan gula aren, hingga area sumur Klaster 13 milik PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong.

Staf Ahli Bupati Halmahera Selatan Bidang Ekonomi, Asbur Somadya, mengapresiasi kesempatan yang diberikan PLN kepada masyarakat untuk melihat secara langsung implementasi pembangkit panas bumi yang telah beroperasi.

"Kunjungan ini memberikan gambaran nyata kepada kami mengenai bagaimana PLTP beroperasi dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Kami juga melihat secara langsung bahwa keberadaan pembangkit mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Pengalaman ini menjadi bekal penting untuk memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada masyarakat di Halmahera Selatan," ujar Asbur.

PLN memperkuat pendekatan partisipasi masyarakat dalam proyek PSN PLTP yang akan dibangun di Halsel.

Selama kunjungan, peserta juga menyaksikan secara langsung aktivitas ekonomi masyarakat yang berkembang di sekitar kawasan panas bumi, mulai dari sektor pertanian, peternakan, hingga industri pengolahan gula aren. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan energi panas bumi dapat berjalan selaras dengan aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP MPA, Abas Joni Wibowo, menjelaskan bahwa studi ini merupakan bagian dari strategi komunikasi dan keterlibatan pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan PLTP Tawa Songa Wayaua.

"PLN mendapat penugasan dari pemerintah untuk mengembangkan PLTP Tawa Songa Wayaua sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional dengan kapasitas 10 MW. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat secara langsung bagaimana pembangkit panas bumi beroperasi, sehingga masyarakat memperoleh gambaran yang utuh berdasarkan kondisi nyata di lapangan," jelas Abas.

Ia menambahkan bahwa pengembangan PLTP tidak hanya berorientasi pada penyediaan energi bersih, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara proyek dan masyarakat.

"Kami ingin menunjukkan bahwa pembangkit listrik tenaga panas bumi merupakan energi yang ramah lingkungan sekaligus mampu memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Harapannya, akan terbangun simbiosis mutualisme antara keberadaan PLTP dengan masyarakat melalui terciptanya peluang usaha, peningkatan kesejahteraan, dan pengembangan potensi daerah," tambahnya.

Baca halaman selanjutnya...

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...