Membangun Pariwisata sebagai Sektor Unggulan

Safruddin Jen

Tantangannya adalah gap antara destinasi wisata yang telah mempunya branding, seperti, Bunaken, Labuan Bajo dan Raja Ampat.

Selain itu, biaya transportasi yang masih tinggi dan perlu kolaborasi strategis antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Danantara, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

Pembangunan pariwisata merupakan salah satu program prioritas nasional dalam RPJMN 2025 – 2029 yang dimasukan dalam ASTA CITA ke tiga yaitu Meningkatkan Lapangan Kerja Yang Berkualitas, Mendorong Kewirausahaan, Mengembangkan Industri Kreatif, dan Melanjutkan Pengembangan Infrastruktur. Komitmen nasional ini harus diwujudkan dengan kolaborasi produktif.

Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani untuk ikut menggenjot pembangunan pariwisata Indonesia, karena potensi yang sangat besar (Detikfinance, 22 Juni 2026).

Saat ini, beberapa negara menjadikan pembangunan pariwisata sebagai sektor unggulan , termasuk beberapa negara ASEAN, seperti Thailand, Malaysia dan Singapura. Indonesia, sektor pariwisata telah terbukti memberikan kontribusi yang terbesar pada pembangunan nasional. Ini peluang besar Maluku Utara. (*)

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...