Pemekaran Daerah: Kebutuhan atau Euforia Demokrasi?

Penyebab tingginya angka kemiskinan di daerah hasil pemekaran sudah bisa diperkirakan sejak awal. Daerah-daerah yang miskin dengan sumber daya alam terbatas akan kesulitan untuk meningkatkan kemakmuran rakyatnya.
Sektor pertanian yang dominan bagi DOB secara umum menjadi penyumbang angka kemiskinan sekitar 60 persen. Infrastruktur masih terbatas di daerah hasil pemekaran.
Tingkat kemiskinan yang tinggi identik dengan rendahnya infrastruktur seperti jalan, prasarana sekolah, dan prasarana kesehatan. Kualitas pendidikan daerah hasil pemekaran juga menjadi penyumbang angka kemiskinan.
Terbatasnya akses pendidikan merupakan pekerjaan rumah yang tidak ada habisnya bagi pemerintah daerah hasil pemekaran.
Indealnya Manfaat dari pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) atau pemekaran wilayah yang harus mampu membawa perubahan mendasar; mencakup peningkatan pelayanan publik, percepatan pembangunan ekonomi, pengurangan ketimpangan antarwilayah, penguatan otonomi daerah, dan peningkatan stabilitas sosial politik.
Selain manfaat di atas, DOB juga dapat meningkatkan kemandirian daerah dalam mengelola keuangan, sumber daya manusia, dan potensi daerah lainnya untuk kepentingan masyarakat setempat. (*)


Komentar