Praktik Hanky Panky dan Cita-cita Menuju Indonesia Emas 2045

Belum adanya komitmen kuat dan konsistensi dalam upaya pemberantasan praktik korupsi juga harus segera dibenahi. Termasuk pemanfaatan sumber daya alam dan program hilirisasi harus dilakukan dengan bijaksana.
Berkaca pada penggalan lirik berjudul Timur Tragedi dari Band Rock Power Metal yang berbunyi "Lihat mereka-mereka terkapar, korban dari mengganasnya alam.
Gedung-gedung jadi urukan tanah, sawah ladang rusak berantakan. Seisi negeri jadilah hamparan, tersisa hanya puing kehancuran...", tentu hal itu tidaklah kita inginkan.
Maka dari itu, semua elemen masyarakat, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil, harus berkolaborasi menciptakan iklim tata kelola yang sehat supaya visi mulia yang dicita-citakan bisa terwujud.
Ditambah dengan peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Mereka harus terus memperkuat nalar kritisnya karena pada nantinya estafet keberlanjutan bangsa Indonesia berada di tangan mereka.
Apabila hal tersebut dapat dilakukan, Indonesia Emas 2045 akan menjadi sebuah keniscayaan dan bukan hanya sebuah mimpi belaka.(*)
Opini ini sudah terbit di koran Malut Post edisi. Rabu, 21 Agustus 2024
Komentar