Banjir di Lingkar Tambang; Pemda dan DPRD Sibuk Urus Politik

Yusril Kamaluddin

Pohon di tebang, tanah di ganduli, aktivasi kendaraan makin besar, penduduk makin bertambah. Pada sisi tertentu, pertumbuhan ekonomi memang bertambah dengan hadirnya perusahaan.

Tapi yang di sayangkan, kerusakan lingkungan hidup makin besar, dan justru sangat menyengsarakan masyarakat dan merusak tatanan sosial.

Bagaimana tidak.! perusahaan tidak serius memperhatikan lingkungan dan tidak mengambil pusing jika terjadinya banjir. Perusahaan hanya fokus melakukan deforestasi hutan yang terus menerus.

Perusahaan hanya berfikir bagaimana menggali keuntungan sebesar besarnya, dan buta terhadap masalah kemanusiaan yang terjadi di tengah tengah masyarakat lingkar tambang.

Warga selalu menjadi korban di setiap sudut dalam kebijakan negara, sisi positif dan keuntungan yang di dapatkan oleh warga atas hak tanahnya hampir hilang.

Semuanya di kendalikan oleh kekuasaan dan kepentingan oligarki pemilik saham penghuni istana. Beginilah wajah Halmahera Tengah, adalah ladang perampasan dan kerusakan ekologi.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...