Wagub Malut Sambut Mahasiswa UGM yang Akan KKN di Pulau Morotai

Ternate, malutpost.com -- Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara (Malut), Sarbin Sehe menerima audiensi mahasiswa UGM yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pulau Morotai
Audiensi tersebut berlangsung di kediaman Wakil Gubernur Maluku Utara di Ternate, Sabtu (20/6/2026), didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim), Abdul Karim.
Dalam pertemuan itu, Sarbin Sehe menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UGM yang kembali menempatkan mahasiswa untuk melaksanakan program KKN di Maluku Utara, khususnya di Desa Kolorai dan Desa Yayasan Kecamatan Morotai Selatan.
"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada UGM yang telah menempatkan mahasiswanya di Maluku Utara," kata Sarbin.
Menurutnya, Maluku Utara sebagai daerah kepulauan memiliki tantangan geografis yang cukup besar. Berbagai keterbatasan, terutama pada sektor infrastruktur, masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian bersama.
Meski demikian, ia berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan KKN tersebut untuk mempelajari kehidupan masyarakat secara langsung serta memahami berbagai potensi daerah yang dimiliki Maluku Utara.
"Semoga adik-adik mahasiswa bisa mempelajari ekosistem kehidupan masyarakat di Maluku Utara," ujarnya.
Sarbin juga berharap kegiatan KKN tersebut mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama dalam menggali dan mengembangkan potensi daerah, termasuk sektor pariwisata dan kebudayaan.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Fredi Efendi menjelaskan bahwa tahun ini terdapat tujuh unit KKN UGM yang tersebar di berbagai kabupaten di Maluku Utara. Salah satunya adalah unit Arumi Morotai atau yang disingkat Armor.
Menurut Fredi, sebanyak 29 mahasiswa diterjunkan dalam program tersebut. Mereka terbagi ke dalam empat klaster, yakni Medica, Agro, Saintek, dan Sosial Humaniora (Soshum).
"Jumlah mahasiswa yang diterjunkan sebanyak 29 orang yang terbagi menjadi empat klaster yakni Medica, Agro, Saintek, dan Soshum," ujarnya.
Ia menambahkan, para mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan akademik, tetapi juga diharapkan mampu belajar dari masyarakat serta berkontribusi aktif dalam berbagai program pemberdayaan.
Fredi berharap pelaksanaan KKN dapat berjalan lancar dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui koordinasi yang intensif, termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai.
Program KKN mahasiswa UGM di Kabupaten Pulau Morotai dijadwalkan berlangsung selama 50 hari. (nar)



Komentar