Tujuh Titik Longsor di Jalur Payahe-Weda, BPJN Mulai Tangani Tahun Ini

Ternate, malutpost.com -- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, turun ke lokasi ruas jalan Payahe-Weda, pada Rabu (3/6/2026).
Ruas jalan Payahe-Weda merupakan jalur strategis yang menghubungkan Kota Tidore Kepulauan dengan kawasan industri di Kabupaten Halmahera Tengah.
Di sepanjang jalan nasional tersebut, BPJN mencatat sebanyak 7 titik lokasi longsor.
Kepala BPJN Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, menyampaikan, melalui peninjauan tersebut, teridentifikasi sejumlah titik longsor yang butuh penanganan serius karena berpotensi membahayakan pengguna jalan.
"Longsor di ruas jalan Payahe-Weda, telah diidentifikasi sebanyak tujuh titik. Dua titik akan segera ditangani secara permanen tahun ini, sementara lima titik lainnya akan ditangani setelah proses pengusulan penanganan permanen pada tahun 2027," kata Abdul Hamid, Kamis (4/6/2026).
Ia menegaskan, penanganan perlu segera dilakukan demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Terlebih, ruas jalan Payahe-Weda merupakan salah satu akses vital yang menunjang konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara.
"Akses ini penting, karena selain aktivitas masyarakat secara umum juga jalan Payahe-Weda merupakan akses vital yang menunjang konektivitas pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.
Ikut mendampingi turun ke lokasi: Kepala Seksi Preservasi, Kasatker Wilayah II dan sejumlah pejabat pembuat komitmen. (one)



Komentar